Mei 31, 2026
Produk perhiasan perak serta mutiara Indonesia merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan.

Jakarta – Perhiasan perak serta mutiara Indonesia berhasil menembus pasar Spanyol dengan transaksi potensial sebesar 1,6 jt dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp25 miliar pada pameran Bisutex 2023, IFEMA, Madrid.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didi Sumedi mengatakan bahwa item perhiasan perak serta mutiara Indonesia merupakan salah satu produk-produk ekspor unggulan.

"Keikutsertaan Indonesia sangat penting bagi pelaku bidang usaha Indonesia yang mana akan mengembangkan ekspornya ke Eropa pada umumnya juga ke Spanyol khususnya," ujar Didi melalui keterangan ditulis pada dalam Jakarta, Kamis.

Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Barcelona Freddy Josep Pelawi menyampaikan, pameran yang digunakan mana berlangsung pada 14-17 September 2023 ini, membukukan transaksi serta potensi kerja sejenis yang dimaksud mencapai 1,6 jt dolar AS.

"Nilai ini terdiri atas prospek kerja serupa senilai 1 jt dolar AS, lalu transaksi tunai pembelian sampel perhiasan oleh calon mitra kerja identik senilai 600 ribu dolar AS," kata Freddy.

Atase Perdagangan Madrid Prabhata Ganendra menjelaskan, pameran Bisutex 2023 merupakan ajang untuk memasarkan produk-produk perhiasan pada Eropa.

Melalui pameran ini, pelaku bidang usaha Indonesia juga dapat mempelajari konsep desain juga tren perhiasan yang ditampilkan negara pesaing Indonesia khususnya India, Tiongkok, kemudian Spanyol.

"Kami berharap pelaku bidang perniagaan Indonesia dapat menimbulkan desain yang tersebut hal tersebut variatif kemudian sesuai dengan selera pasar Spanyol sebagai negara tujuan ekspor," kata Prabhata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *