Farhana Nariswari usung keindahan lewat kostum nasional (national costume) untuk ajang .
Farhana akan datang mengenakan kostum bertajuk “The Royal Siger Splendor” rancangan desainer Inggi Kendran.
Inggi menuturkan, kostum tidaklah mengangkat tokoh tertentu, tapi fokus pada sosok perempuan Lampung yang mana digunakan kuat kemudian peduli akan lingkungan, termasuk kelestarian gajah.
Kostum didominasi warna hijau dengan unsur budaya Lampung yang dimaksud kental seperti hiasan kepala merupakan siger, kain tapis, lalu lukisan gajah pada ekor busana.
“[Untuk pemakaian siger] 90 persen mendekati yang yang disebut pakem. Sekarang lebih lanjut besar pengin simpel, autentik, lalu kita dramakan dengan ekor [lengkap dengan] sebuah aksen gambar gajah yang tersebut dimaksud dilukis dengan prada,” jelas Inggi saat ditemui pada sela konferensi pers jelang keberangkatan Farhana pada dalam Tapalunia Restaurant, Jakarta Selatan, Selasa (3/10).
Penggunaan warna hijau pun sudah melalui berbagai pertimbangan. Warna ini dirasa cocok dengan warna kulit Farhana lalu menyebabkan tampilannya kian ‘kuat’.
Dalam kesempatan yang digunakan sama, Farhana mengatakan, national costume membawa semangat penawaran wisata serta budaya Lampung. Dia pun ingin menunjukkan karakter perempuan Lampung yang dimaksud digunakan berani serta punya komitmen kuat akan pelestarian alam lewat siger.
“Jadi bentuk siger yang digunakan digunakan lebar, megah lalu juga simetris itu juga menunjukkan komitmen perempuan Lampung untuk konservasi alam,” katanya.
Kostum sendiri mempunyai berat total sekitar 16 kg. Tiga unsur seperti siger, pundak, kemudian juga pinggang membuatnya jadi terasa berat. Bagian pinggang dibuat agak besar dengan bantuan rangka dari rotan.
Konsekuensinya, fisik harus benar-benar kuat agar kostum dibawakan dengan maksimal. Farhana berkata, kebugaran tubuh termasuk dalam rangkaian persiapan. Tak belaka sekali untuk babak national costume, tapi juga babak-babak lain dalam kompetisi.
“Ada beberapa babak dalam tempat Miss International. Enggak cuma national costume juga evening gown, tapi juga preliminary. Ada kegiatan yang lebih banyak tinggi santai juga, jalan-jalan ke beberapa kota pada Jepang. Dari situ kita dinilai,” katanya.