Januari 14, 2026
Pemprov Sulbar akan berupaya menekan kemiskinan hingga mencapai 10,24 persen.

Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mentargetkan pertumbuhan dunia perniagaan hingga 5,1 persen pada 2024 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pada APBD 2024 mendatang, akan dialokasikan untuk peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah agar dapat mencapai target 5,1 persen," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar Muhammad Idris, dalam Mamuju, Kamis.

Ia mengatakan, selain meningkatkan pertumbuhan perekonomian hingga mencapai 5,1 persen, Pemprov Sulbar akan berupaya menekan kemiskinan hingga mencapai 10,24 persen.

Menurut dia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga diharapkan dapat meningkat pada nomor 69,36 persen, kemudian menekan pengangguran terbuka hingga 3,04 persen, lalu Indeks Gini Rasio 0,351.

"Semua target perkembangan itu akan berupaya untuk dicapai, dengan membangun peningkatan perekonomian inklusif kemudian daya saing sumber daya manusia (SDM)," katanya pula.

Ia mengatakan lagi, pengerjaan pada 2024 juga akan mempertimbangkan skala prioritas untuk kebutuhan rakyat serta juga yang digunakan paling dianggap penting untuk membangun dunia usaha efisien serta lebih tinggi tinggi efektif.

Dia menyampaikan, pada APBD Sulbar mengalami surplus anggaran mencapai Rp99 miliar, anggaran ini akan digunakan untuk pembiayaan daerah berbentuk pembayaran cicilan pokok utang sebesar Rp99 miliar.

Ia juga mengatakan, pendapatan daerah pada APBD 2023 ditargetkan Rp2,21 triliun juga target yang bertambah sekitar Rp211,2 miliar.

Sedangkan target belanja mencapai Rp2,11 triliun kemudian bertambah Rp36,8 miliar.

"Anggaran perkembangan 2023 telah dilakukan lama digunakan untuk bangunan dunia bidang usaha dan juga juga peningkatan SDM," katanya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *