Januari 14, 2026

Jakarta – President Director & CEO PT YIMM, Dyonisius Beti mengatakan bahwa motor gede (moge) yang mana diproduksi pada Indonesia, yakni Yamaha MT07 dapat menjadi salah satu opsi untuk kendaraan pengawalan Presiden juga juga Wakil Presiden.

“Mudah-mudahan kalau berkenan, ini belum diputuskan sih. kalau berkenan mungkin Capres-Capres Indonesia itu akan dikawal oleh motor produksi ini (MT-07),” kata Dyonisius Beti pada saat Press Conference & Factory Visit di area dalam Pabrik YIMM – West Java, Karawang, Kamis (5/10).

Menurut dia, pihak pemerintah memang sudah meninjau motor ini. Dia berharap, dengan sudah ditinjaunya motor gede ini akan bisa saja jadi dijadikan kendaraan operasional pengawalan kepala negara.

Principal yang mempercayakan produksi kendaraan ini pada Indonesia, menjadi bukti bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimaksud digunakan bekerja pada pabrik West Java, Karawang kemudian juga Pulo Gadung, Jakarta Timur sudah diakui oleh principal untuk memproduksi kendaraan yang dimaksud dimaksud dihadirkan untuk pasar ekspor.

“Ini membuktikan bahwa Yamaha Indonesia, dipercaya oleh Yamaha Jepang untuk memproduksi dengan tujuan pasar Eropa,” ucap dia.

Yamaha MT07 produksi lokal ini hadir dengan desain yang tersebut dimaksud sangat melekat untuk kategori MT Series, yakni dengan karakter Hyper Naked sepeda motor. Dengan penamaan lampu berteknologi LED di tempat area depannya, menyebabkan motor ini terlihat tambahan besar gagah.

Desain modern dari motor gede ini juga tampak terlihat langsung pada bagian digital LED speedometer dengan layar TFT 5 inci yang tersebut sudah canggih lantaran bisa saja jadi terkoneksi ke smartphone.

Kesan gagah lainnya juga datang dari penyematan handle bar yang tersebut digunakan buat tinggi dan juga juga lebar, tidaklah belaka memberikan kesan yang tersebut digunakan gagah namun berguna untuk memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

Berbicara kenyamanan saat berkendara, motor yang mana digunakan diproduksi secara lokal ini sudah menggunakan dual front disc brakes berdiameter besar 298 mm. Sehingga lebih besar lanjut powerful, memberikan tenaga pengereman progresif di dalam dalam semua kecepatan.

Indonesia boleh berbangga hati, akibat dipercayakan untuk memproduksi kendaraan yang dimaksud mempunyai jantung mesin 689 cc 2 silinder lalu sudah menggunakan teknologi crossplane, berpendingin cairan serta sudah mengikuti standar Euro 5.

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *