April 16, 2026
Bos Bank Daerah Ini Bocorin Cara Jitu Genjot Kinerja Keuangan

Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto mengatakan peningkatan kinerja perusahaan perusahaan yang digunakan konsisten merupakan buah kerja keras lalu kolaborasi dari tim Manajemen kemudian seluruh insan bank daerah tersebut.

Hal hal itu Romy sampaikan usai dirinya meraih penghargaan sebagai Indonesia Best CFO 2023 with Predicate: Very Good, bersama 10 (sepuluh) Direktur Keuangan/Chief Financial Officer (CFO) lainnya dari berbagai industri.

“Penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh insan Bank DKI yang telah lama berhasil mewujudkan hasil nyata dengan berlandaskan perilaku kolaboratif. Selain itu juga didedikasikan kepada Pemegang Saham, Otoritas, nasabah dan juga mitra kerja yang tersebut terus memberikan kepercayaan terhadap Bank DKI.” ujar Romy dikutip Jumat (6/10/2023).

Romy menambahkan, dalam menjalankan pengelolaan keuangan Bank DKI, dirinya menyusun roadmap sebagai strategi untuk mencapai visi kinerja keuangan berkelanjutan, dengan fokus pada 7 strategi utama.

Strategi pertama, meningkatkan rentabilitas melalui peningkatan Earning After Tax, NIM, ROA, ROE, NPL, LAR dan juga Coverage Ratio yang dimaksud memadai. 

Strategi kedua, menjaga likuiditas juga permodalan pada level aman juga sesuai dengan ketentuan. Ketiga, mengoptimalkan perusahaan eksisting pada niche market dengan melakukan perbaikan proses usaha untuk memenuhi ekspektasi Pemegang Saham serta nasabah. 

Strategi keempat, mempersiapkan kapabilitas Bank untuk dapat meng-capture new business opportunity, terutama terkait dengan adanya disrupsi teknologi dalam era digital, melalui inisiatif digitalisasi.

Kemudian, strategi kelima dengan mengupayakan terciptanya ekosistem perusahaan bagi Bank DKI dengan memaksimalkan peluang DKI Jakarta Linkage. Keenam, meningkatkan kolaborasi kemudian sinergi internal antar Unit Kerja sehingga lebih lanjut solid dengan menjadikan seluruh Unit Kerja Supporting sebagai business partner. 

Dan strategi ketujuh adalah mempersiapkan SDM yang dimaksud berkompeten untuk menggalang kinerja usaha yang berkelanjutan. “Peran utama CFO harus bisa saja menjadi orchestrator perusahaan.” imbuh Romy.

Atas implementasi berbagai strategi tersebut, Bank DKI mencatat pencapaian kinerja impresif dengan peningkatan laba bersih Bank DKI pada Desember 2022 menjadi Rp939,11 miliar, yang mana merupakan pencapaian laba tertinggi Perseroan sejak berdiri. 

Laba tumbuh 29,11% dibandingkan periode Desember 2021 sebesar Rp727,36 miliar. Hal ini juga seiring didukung adanya peningkatan total aset sebesar 11,51% menjadi Rp78,88 triliun pada Desember 2022, dari Rp70,74 triliun pada periode yang mana identik tahun sebelumnya, juga semakin tumbuh berkelanjutan di tempat tahun 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *